Sketsa maya wujud bunda manusia tertata disempit heningnya ghorizah anugrah.
Binar kalamnya tuntun gembla cinta raih samudera kering dipelupuk keindahan firdaus fananya.
Bilyunan lempar isyarat baca cinta kaku tak temukan terjemah sejati adami.
Bila tercipta satu waktu dapat kutahtakan cinta atas nama singgasana keagungan percik mimpi.
Akan kubangun istana harap berlantai kesempurnaan raga dan beratap bahagia syurgawi.
Benarkah semilir intuisi kebersamaan bahagia adalah milik abadi pnguasa hina ini ?
Binar kalamnya tuntun gembla cinta raih samudera kering dipelupuk keindahan firdaus fananya.
Bilyunan lempar isyarat baca cinta kaku tak temukan terjemah sejati adami.
Bila tercipta satu waktu dapat kutahtakan cinta atas nama singgasana keagungan percik mimpi.
Akan kubangun istana harap berlantai kesempurnaan raga dan beratap bahagia syurgawi.
Benarkah semilir intuisi kebersamaan bahagia adalah milik abadi pnguasa hina ini ?

No comments:
Post a Comment