Menu

Friday, August 26, 2011

BAHAGIAKU SURGA MEREKA DAN DERITAKU PILU MEREKA

Hari ini adalah hari yang bahagia untuk kita semua yang berada disini. Kebahagiaan ini akan terasa lebih lengkap apabila kita dikelilingi oleh orang-orang yang kita cintai. Berbicara tentang cinta, ada beberapa orang yang tentunya tidak diragukan lagi ketulusan cintanya, dan tidak akan pernah melepaskan cinta mereka untuk kita. Yaitu keluarga, terutama ORANG TUA. Keberhasilan dan perjuangan dalam perjalanan hidup kita sampai saat ini, tentunya tidak terlepas dari cinta, kasih sayang, dukungan serta bimbingan dari orang tua.

BAHAGIAKU SURGA MEREKA DAN DERITAKU PILU MEREKA
Karya Febi dengan perubahan oleh Sarah Al_Fiyah

Aku berdiri tertatih di sebuah jalan setapak yang gelap
Pandanganku tertuju pada dua orang di kejauhan sana dengan senyuman yang tak asing di mataku
Dua orang yang sangat aku hargai
Dua orang yang sangat aku hormati
Aku cintai...
Dan aku sayangi
Ya... tidak bukan mereka adalah papa dan mamaku
Dengan disertai senyuman aku berjalan menghampiri mereka
Seiringnya langkah terlintas di benakku atas apa yang telah mereka lakukan terhadap hidupku selama ini
Mama yang telah mengandungku selama 9 bulan
Mama yang sudah memperjuangkan hidup dan matinya hingga aku dapat hadir di dunia ini
Mama juga yang telah merawatku dengan penuh kelembutan dan kasih sayang
Papa yang telah mendidikku
Papa yang rela bekerja banting tulang
Ikhlas mengeluarkan keringatnya agar aku dapat menikmati hidup
Detik demi detik
Hari demi hari
Bahkan tahun demi tahun
Apakah yang dapat ku lakukan untuk membalas mereka?
Apa yang yang bisa ku berikan untuk membalas jasa-jasa mereka?
Sering aku tutup kuping ga mau denger nasihat mereka
Sering aku ngelawan jika mereka marah karena kenakalanku
Sering juga aku banting pintu di hadapan mereka, jika mereka tidak mengabulkan permintaanku
Dan bahkan sering aku mengeluarkan kata-kata kasar yang ga pantas mereka dengar dari bibirku
DASAR CEREWET, KUNO, KOLOT
Tapi apakah mereka memendam rasa dendam terhadapku?
TIDAK....tidak sama sekali
Mereka dapat dengan tuluus memaafkan atas khilaf ku
Mereka tetap menyayangiku dalam setiap hembusan nafas mereka hingga aku bisa jadi seperti sekarang ini
Ya Tuhan... betapa durhakanya aku
Tak sadarkah aku bahwa mereka orang yang sangat berarti dalam hidupku.
Langkahku terhenti di hadapan mereka
Dan ku pandangi mereka dengan rasa ketundukkan ku terhadapnya
Inci demi inci
Badan yang dulu tegap, kini mulai membungkuk
Rambut yang dulu hitam, kini mulai memutih
Dan kulit mereka yang dulu kencang, kini mulai berkeriput
Ku tatap mata mereka yang berbinar-binar
Yang mulai mengeluarkan air mata
Air mata yang lembut dengan kasih sayangnya
Air mata murni yang sejuk dengan semua petuah-petuahnya
Pa.............Ma...............
Kaulah kasih sejati
Seorang kekasih yang tak kembali harap kasih
Kau adalah sosok orang
Yang selalu buat aku terbangun dalam nyata gelapku
Kau adalah sosok orang
Yang bisa buat ku mengerti arti hidup yang sesungguhnya
Pa...............Ma...............
Terus terangilah jalanku bersama sentuhan kasihmu
Agar ku bisa menopang jalan hidupku sendiri kepada alas bahagia yang abadi
Pa...............Ma...............
Mungkin  yang telah kuberikan kepadamu selama ini
Tidak akan pernah cukup untuk bisa membuatmu bangga
Terima kasih Pa................
Terima kasih Ma...............
Aku sayang Papa dan Mama sampai akhir hayatku.

No comments:

Post a Comment